KONSER

Iqbaal Ramadhan beberkan kronologis kisruh konser LANY

Kelompok Svmmerdose tetap membuka konser LANY meskipun dengan segala keterbatasan
Kelompok Svmmerdose tetap membuka konser LANY meskipun dengan segala keterbatasan | instagram.com/svmmerdose

Kelompok musik Svmmerdose yang digawangi Iqbaal Ramadhan akhirnya angkat suara perihal kisruh konser LANY yang melibatkan mereka sebagai band pembuka.

Iqbaal yang berposisi sebagai bassis, didampingi Tarapti Ikhtiar Rinrin (vokalis), dan Abbydzar Nur Fauzan (gitaris), membeberkannya melalui fitur story via akun Instagram resmi miliknya (14/8/2019).

Dalam curhatan panjang tersebut, Iqbaal yang juga harus membagi waktu mempromosikan film Bumi Manusia yang dibintanginya, menuding betapa tidak profesionalnya manajemen band asal Amerika Serikat itu.

Bentuk ketidakprofesionalan pertama adalah keengganan mereka berkomunikasi. Hal yang kemudian membawa pihak promotor pada posisi sulit. Svmmerdose terang ikut menanggung dampaknya.

Lalu, trio berisi Paul Jason Klein (vokalis, gitaris, kibordis), Jake Clifford Goss (drummer, perkusionis), dan Les Priest (kibordis, synthesizers, gitaris) itu membatalkan sepihak penampilan Svmmerdose pada hari pertama konser dari dua jadwal manggung yang direncanakan pada 12-13 Agustus 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan.

Latar belakang batalnya Svmmerdose tampil pada hari perdana lantaran pihak manajemen LANY tiba-tiba meminta barang tambahan yang hingga menjelang naik panggung sangat sulit didapatkan.

Musabab persoalan listrik yang tidak memungkinkan konser berlangsung, band pelantun lagu "Malibu Nights" itu juga batal manggung pada hari pertama.

Penonton yang kadung membeli tiket seharga Rp500 ribu hingga Rp650 ribu sempat protes. Namun dijanjikan bisa tetap menyaksikan konser keesokan harinya yang dimulai pukul 18.00 WIB.

Saat menebus batalnya penampilan perdana ini, Svmmerdose juga tetap tidak diizinkan tampil. Padahal sebelumnya, menyitir keterangan Iqbaal, mereka sudah mengantongi jatah manggung.

Persyaratan yang diajukan manajemen LANY juga sangat tidak adil. Svmmerdose hanya mendapat jatah dua channel. Artinya satu kanal di mixer untuk vokal dan sisanya untuk instrumen. Durasi tampilnya juga cuma 15 menit.

Svmmerdose tetap kompromistis dengan menerima persyaratan tersebut. Mendadak lima menit sebelum naik panggung, jadwal mereka dibatalkan.

Diskusi alot kembali berlangsung di balik panggung menjelang show kedua yang berlangsung pukul 21.00 WIB.

"Akhirnya di-iya-kan dan membuat mereka kaget kalau ternyata alat kami lebih bagus dari yang mereka gunakan, dan ternyata kami sudah siap secara teknis. Kami diberikan waktu selama 20 menit untuk show ke-2 dan kali ini dengan soundcheck," tulis Iqbaal.

Rinrin akhirnya hanya membawakan “I am”, “Self Love”, dan “Crush” dengan format akustik dan tanpa penerangan memadai seperti yang dijanjikan.

Iqbaal dan Agy --sapaan Abbydzar-- giliran naik panggung menemani Rinrin hanya untuk memberi salam perpisahan kepada para penggemar mereka.

"Saya menulis ini sebagai seorang fans dari band ini, juga sebagai musisi yang harusnya terlibat men-support kesuksesan konser tur mereka di Indonesia. Saya enggak nyangka kalau ternyata pihak LANY ignorant dengan promotor, band saya, bahkan fans mereka," pungkas Iqbaal.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR