FILM INDONESIA

Reuni bersama dalam film Bebas

Peluncuran poster dan trailer film Bebas di CGV fX Sudirman, Jakarta Selatan (14/8/2019)
Peluncuran poster dan trailer film Bebas di CGV fX Sudirman, Jakarta Selatan (14/8/2019) | Miles Films

Mengadaptasi film Sunny asal Korea Selatan menjadi Bebas membuat duo sineas Mira Lesmana dan Riri Riza kembali bernostalgia. Alhasil muncul keinginan untuk melakukan reuni bersama kawan-kawan lama di bioskop saat film ini tayang mulai 3 Oktober 2019.

Pasalnya film ini, mengikuti sumber aslinya, akan menghadirkan dua era. Masa ketika para pemeran utamanya masih berseragam putih abu-abu pada kurun 1995/96. Lalu maju dua dekade lebih kemudian menginjak masa sekarang.

Dalam jumpa pers peluncuran poster dan trailer film ini di CGV fX Sudirman, Jakarta Selatan (14/8/2019), Mira dan Riri kompak mengatakan bahwa era 90an adalah momentum penting.

“Tahun itu menandakan berdirinya Miles Films. Kami juga mulai produksi film Kuldesak,” ungkap Mira (55) yang berperan sebagai produser dan penulis naskah ditemani Gina S. Noer.

Riri sang sutradara menimpali bahwa bisa saja mereka memilih era lain, semisal awal 2000an, untuk menggambarkan kehidupan remaja para geng Bebas yang terdiri dari Vina (diperankan Maizura), Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Pricilla), Gina (Zulfa Maharani), Jojo (Baskara Mahendra), dan Suci (Lutesha).

“Era 90-an merupakan periode yang banyak menandai perubahan di Indonesia sehingga membuat peninggalan era tersebut menjadi nostalgia bersama bagi semua generasi, bahkan buat mereka yang lahir pasca era 90an,” tutur Riri.

Penguat unsur nostalgia medio 90an dalam film ini adalah kemunculan tata busana, musik, dan bahasa gaul ala remaja yang sedang tren saat itu.

Usai menyaksikan trailer film Bebas untuk pertama kalinya, Marsha Timothy (40) yang memerankan Vina dewasa tergerak untuk reuni bersama kawan-kawan lamanya semasa SMA.

“Saya mungkin akan mengajak teman-teman semasa SMA di Tarakanita untuk nonton bareng film ini di bioskop,” ujar Chaca, sapaan Marsha.

Para pemain lain juga segendang-sepenarian. Mereka mengaku akan mengajak kawan-kawan semasa sekolah mereka menyaksikan film ini di bioskop.

Bahkan Bisma Karisma tak sungkan mengajak rekan-rekannya yang dulu pernah bersama memperkuat kelompok vokal SM*SH. “Kalau mereka mau hayuk lah. Atau saya akan mengajak teman-teman saya yang dulu belajar breakdance bareng,” ujar Bisma yang berlakon Yongki.

Sejalan dengan materi yang dikandungnya, tidak berlebihan jika materi promosi film yang diproduksi Miles Films, CJ Entertainment, Ideosource, dan Base Entertainment ini menggunakan tagar #reunidibioskop.

Film Bebas mengisahkan persahabatan enam siswa Sekolah Menengah Atas di Jakarta pada 1995-1996 yang terpisahkan selama 23 tahun.

Sebuah kejadian yang menimpa salah satu dari enam sahabat bernama geng Bebas itu yang membuat mereka kembali reuni di masa sekarang.

Alur cerita yang sama dapat ditemukan dalam materi aslinya yang rilis pada 2011. Hanya saja Sunny mengambil era 80an saat adegan kilas balik para tokoh remajanya.

Meskipun adaptasi dari film Korea Selatan, Mira menggaransi bahwa film Bebas tetap menguatkan sisi Indonesia dari budaya remaja di Jakarta tanpa mengubah struktur cerita aslinya. “Struktur enggak ada yang berubah, konten lokalnya yang lebih kami gali,” turut Mira.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR