Sekolah beruk

Sebuah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Pariaman, Sumatra Barat menyelenggarakan pelatihan yang khusus untuk beruk. Dari kurikulum yang digunakan BUMD itu, beruk sebagai hewan liar dilatih sebagai tenaga pemetik kelapa yang ulung.

Editor Foto :
Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

PRIMATA | Keberadaan hewan primata, beruk (Macaca Nemestrina) di kawasan Pariaman, Sumatera Barat, umum dijumpai telah berubah peran dari hewan liar manjadi hewan terlatih pemetik kelapa ulung.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

DIJUAL | Awalnya, beruk menjadi hama yang meresahkan petani di Kabupaten Pasaman Barat. Warga bertindak menangkapi beruk-beruk liar yang merusak tanaman itu untuk dijual.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

DITANGKAP | Beruk usia anak-anak hingga dewasa yang berhasil ditangkap, ditampung di Pasar Ternak Sungai Sariak, Padangpariaman untuk dijual dengan harga mulai Rp100 ribu hingga Rp300 ribu.



Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

MELATIH | Pembeli beruk biasanya bertujuan untuk mempekerjakan beruk liar sebagai pemetik kelapa. Untuk itu pembeli harus melatihnya terlebih dahulu agar bisa mengerti perintah manusia.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

KEKERASAN | Tidak jarang dalam masa latihan itu beruk harus mengalami kekerasan fisik oleh pemiliknya yang tidak sabar ingin segera memiliki asisten pemetik kelapa.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

SEKOLAH | Hal inilah yang kemudian menginspirasi berdirinya Sekolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) di Desa Apar, Pariaman mendirikan


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

PELATIHAN | Sekolah khusus yang dibangun Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) itu memiliki kurikulum yang dibuat sebagai pedoman melatih beruk. Dibutuhkan waktu setahun lamanya untuk menghasilkan beruk terlatih pemetik kelapa terlatih. Nama sekolah ini tidak mengacu kepada perguruan tinggi, melainkan sekolah yang berada di pohon (atau ketinggian).


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

PENGENALAN | Selama tiga bulan pertama, beruk akan dikenalkan makanan khusus mereka seperti gula aren, susu, nasi, dan sayur-sayuran. Tiga bulan berikutnya barulah beruk diperkenalkan dengan cara memetik buah kelapa secara bertahap.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

MEMILIKI | Harga beruk yang sudah terlatih bisa bernilai berlipat ganda dari sebelumnya, yakni mulai Rp750 ribu hingga jutaan rupiah per ekor. Dan hampir semua pemilik kebun kelapa pasti memiliki beruk untuk bekerja di kebun-kebun mereka.


Sekolah beruk
Iggoy el Fitra /Antara Foto

WISATA BERUK | Keberhasilan sekolah bagi beruk ini pada akhirnya menjadikan pengurus Desa Apar berencana menjadikan STIB sebagai objek wisata yang menawarkan interaksi pengunjung dengan beruk-beruk terlatih yang mampu 'menghadiahi' kelapa muda langsung dari pohonnya.



FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR