Liveblog: Pesawat Aviastar DHC6/PK-BRM hilang kontak

IKHTISAR

Contoh pesawat Twin Otter DHC-6-300 Twin Otter (5 Fleets)
Contoh pesawat Twin Otter DHC-6-300 Twin Otter (5 Fleets) aviastar.biz /Aviastar
  1. Dilaporkan Radio Elshinta, Senin (5/10) sore, Basarnas telah menerima laporan bahwa pesawat Aviastar PK-BRM ditemukan, namun pihaknya belum bisa memastikan. Tim Basarnas akan melakukan pengecekan besok (Selasa) untuk memastikan serpihan yang dilaporkan adalah Aviastar PK-BRM yang jatuh Jumat lalu.

  2. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulselbar Komisaris Besar F Barung Mangera mengatakan telah menemukan pesawat Aviastar di Gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang, Senin (5/10).

    "Pesawat Aviastar akhirnya ditemukan. Pesawat ditemukan di Gunung Latimojong oleh tim pencari Polri yang melakukan pendakian selama dua hari," kata Barung dikutip Kompas.com.

    Pesawat, Okezone menulis, dalam kondisi hancur. "Saya sudah di lokasi, pesawatnya sudah dalam kondisi hancur," ujar Kapolres Luwu, AKBP Ade.

  3. Tim gabungan Badan SAR Nasional (Basarnas) pada Sabtu (3/10/2015) petang menghentikan sementara pencarian. Lokasi pencarian yang dilakukan di empat titik, hari ini belum menemukan keberadaan pesawat Aviastar yang hilang sejak Jumat, sehingga area pencarian akan diperluas lagi.

    "Hari pertama pencarian belum menemukan apa-apa, dan sesuai dengan SOP pencarian hanya sampai pukul 17.00 Wita. Besok kita akan mulai lagi," ujar Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI F. Henry Bambang Soelistyo di Makassar, Sabtu, dilansir Antara.

  4. Akun Twitter Basarnas, @SAR_Nasional, menunjukkan empat sektor pencarian, Sabtu (3/10). Tampak dalam gambar ada titik sinyal gawai bertajuk Tukang Censo di tengah empat sektor tersebut.

    Penyisiran di empat sektor itu menggunakan pesawat dan helikopter gabungan TNI, Polri, dan Aviastar.

  5. Tim SAR gabungan kini mengincar titik koordinat yang dikeluarkan sinyal gawai. Menurut General Manager Commercial PT Aviastar Mandiri, Petrus Budi, mengatakan sinyal ponsel tersebut milik kru.

    Namun seperti dilaporkan Kontan.co.id, tak ada detail kru yang dimaksud. Pesawat Aviastar bernomor registrasi PK-BRM itu kebetulan diawaki tiga kru; pilot, kopilot, dan teknisi.

  6. Pencarian pesawat Twin Otter milik Aviastar dengan nomor registrasi PK-BRM rute Masamba-Makassar dipusatkan di tiga titik koordinat.

    Dirjen Perhubungan Udara Suprasetyo dalam jumpa pers, Jumat (2/10/2015) malam, mengungkap titik itu adalah 14 nautical mile (nm), 24 nm, dan 34 nm dari Masamba.

    "Komunikasi terakhir di titik 14 nautical mile," kata Suprasetyo dilansir Kompas.com.

  7. Tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, Kodim, Babinsa, TNI dari seluruh angkatan, dan unsur masyarakat mulai melakukan pencarian Jumat (2/10/2015) malam.

    "Malam ini kita ada perkembangan. Kami sudah mulai bergerak dan berkoordinasi dengan komandan pangkalan udara TNI AU agar bisa berkomunikasi dengan jajaran TNI di Sulawesi Selatan khususnya Babinsa dan Kodim yang biasanya memiliki informasi akurat," jelas Kabid Keamanan Angkutan Udara dan Kelaikudaraan Otoritas Bandara Wil V Makassar, Agus Sasongko.

    Masyarakat yang memiliki informasi dapat menghubungi Pusat Krisis Aviastar di nomor 021 8626 789; atau Pusat Krisis PT Angkasa Pura di nomor 0411 3656 000. Dapat pula menghubungi 0853 9191 9178 atas nama Hary.

  8. Tim SAR Makassar, Sulsel, akan menurunkan delapan orang untuk proses pencarian. Demikian Seksi Operasi Basarnas Makassar, Deden Ridwansyah, kepada Beritasatu.

    Sementara, menurut Liputan6.com, tim SAR Makassar dan SAR Kabupaten Bone, Sulsel, telah bersiap menuju lokasi pencarian di sekitar Palopo, Sulsel.

    Belum ada informasi detail mengenai proses pencarian, namun disebutkan pencarian biasanya dilakukan selama tujuh hari di sekitar lokasi yang dituju, sesuai aturan yang ada.

  9. Pihak Kementerian Perhubungan telah merilis nomor kontak untuk Pusat Krisis seputar hilang kontaknya pesawat milik Aviastar ini: 0411 3656 222.

  10. Berikut adalah peta dari Google Maps tentang rute pesawat Aviastar Twin Otter PK-BRM dari Bandara Andi Jemma, Masamba menuju Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan. Menurut Kapolres Luwu Utara, AKBP Muhamad Endro, lokasi hilangnya pesawat diperkirakan di kawasan Palopo. Saat ini, menurutnya, proses pencarian pesawat sedang berlangsung. Demikian laporan Okezone (2/10).

  11. Detikcom (2/10) melansir data dari Kapolres Luwu Utara AKBP Muh Endro, tentang identitas kru pesawat Aviastar Twin Otter PK-BRM tersebut, yaitu:

    Pilot: Captain Iri Afriadi,
    Kopilot: Yudhist, dan
    Teknisi: Sukris.

    Sedangkan tujuh penumpang adalah:

    1. Nurul Fatin;
    2. Lisa Falentin;
    3. Riza Arman;
    4. Sakhi Arqam;
    5. M Natsir;
    6. Bayi Afif;
    7. Bayi Raya.

  12. Gerry Soejatman memposting foto pesawat Aviastar Twin Otter DHC6/PK-BRM, yang diambil pada Jumat pagi di Pongtiku (koreksi: sebelumnya tertulis di Masamba), sebelum ke Masamba, dan menuju Makassar, Sulawesi Selatan.

  13. Menurut pengamat dan investigator swasta untuk kasus-kasus kecelakaan pesawat, Gerry Soejatman lewat akun Twitter @GerryS, pesawat tersebut membawa seorang pilot, seorang kopilot, seorang teknisi, lima penumpang dewasa, dan dua bayi. Total, 10 orang.

  14. Pihak Kementerian Perhubungan, melalui akun Twitter @kemenhub151 juga telah mengonfirmasi kabar ini, Jumat (2/10) petang.

  15. Pesawat terbang milik maskapai Aviastar dengan nomor registrasi PK-BRM rute Masamba-Makassar, dinyatakan hilang kontak pada pukul 14.36 WITA. Pesawat tersebut terbang dari Masamba pukul 14.29 WITA dan seharusnya tiba di Makassar, Sulawesi Selatan, pukul 15.39 WITA.

    Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Julius Andravida Barata, dalam pesan singkat di Jakarta, Jumat (2/10/2015), membenarkan kejadian tersebut.

    "Pesawat Avistar dengan nomor registrasi DHC6/PKBRM dinyatakan hilang," katanya dilansir Antara. "Saat ini masih dalam tahap pencarian," katanya.

BACA JUGA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR