Demi hidup yang mesti diperjuangkan

Akibat gagal ginjal yang disebabkan oleh hipertensi, Irfan Wijaya harus menjalani proses cuci darah. Hingga hari ini, pria yang genap berusia 30 tahun itu telah menjalani metode hemodialisis selama dua belas tahun agar dapat hidup dan menyambung harapan bersama orang-orang yang disayangi.

Editor Foto :
Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

GAGAL GINJAL | Pemuda asal kota Medan, Sumatra Utara ini tidak pernah menyerah meski ginjalnya sudah tak berfungsi lagi. Berbekal semangat dan juga mimpi ia menjalani metode pengobatan cuci darah (hemodialisis) sejak divonis gagal ginjal kronis akibat hipertensi yang dialami.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

HIPERTENSI | Sejak kecil Irfan menjalani pola hidup yang tak sehat. Selain menyukai makanan dengan kandungan garam yang tinggi, ia pun teramat suka mengkonsumsi makanan cepat saji, akibatnya ia mengalami hipertensi.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

MENJALANI | Ayahnya mulanya syok mendengar kondisi sang anak. saran dokter pun sempat ditolaknya. Namun sang ibu bersikeras agar Irfan menjalani anjuran dokter supaya ia dapat hidup lebih lama. Selama satu minggu ia menjalani dua kali cuci darah.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

NORMAL | Perjuangan Irfan bertahan hidup dengan cuci darah tidaklah mudah. Sempat putus asa, kemudian ia bangkit perlahan. Sembari menjalani proses cuci darah ia berjualan telepon genggam. Berdamai dengan keadaan, ia berusaha tetap menjalani hari-harinya dengan normal.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

DUKUNGAN | Kebangkitan Irfan dalam menata hidup didapat setelah empat tahun menjalani proses cuci darah. Tak hanya keluarga yang menyokong semangatnya, kehadiran Lita, sang kekasih pun turut membuat ia bangun dan kembali melangkah. Ia pun mendapatkan kepercayaan dirinya tumbuh lagi seperti sedia kala.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

PERCAYA DIRI | Pasien gagal ginjal yang menjalani cuci darah umumnya mempunyai perasaan tidak percaya diri dalam lingkungan sosialnya. Itu pula yang dirasakan Irfan ketika menjalani proses hemodialisis. Irfan bahkan mengaku kerap menghindar dari teman-temannya. Bahkan, ia pun sempat mengakhiri hubungannya dengan pacarnya. Saat itu dalam benaknya, Irfan merasa tidak layak lagi mendampingi orang yang sangat dia sayangi.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

POLA HIDUP | Agar kondisi tubuhnya terjaga dan tetap baik, Irfan Wijaya saat ini menjalani pola hidup sehat dengan memperhatikan asupan makanan dan minuman yang dia konsumsi. Irfan memilih tidak memakan buah yang menyebabkan cairan ditubuhnya meningkat karena dapat mengganggu organ ginjalnya yang tidak lagi berfungsi dengan baik. Irfan juga harus mengurangi mengkonsumsi air putih, serta menghindari makanan yang kandungan protein, fosfor, garam,dan kaliumnya tinggi.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

MENJAGA | Selain menjaga makanan dan minuman, Irfan juga dituntut dapat mengatur pola pikirnya. Menghadapi kondisinya saat ini, ia pun berusaha santai menghadapinya. Agar tak stres berkepanjangan, Irfan pun mencari kesibukan agar lupa dengan sakitnya. Selain bekerja, ia pun kerap berkumpul bersama teman-temannya dan melakukan kegiatan yang dia sukai.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

IKHLAS | Keikhlasan membuat Irfan kuat menjalani hidupnya dengan normal. Dengan keikhlasan itu pula Irfan tidak lagi terbebani oleh penyakit yang diidapnya saat ini. Rutinias cuci darah yang dilakukan setiap minggunya pun ia jalani tanpa beban meski sebenarnya rasa lelah ia dapati setiap kali usai menjalani proses hemodialisis.


Demi hidup yang mesti diperjuangkan
Andri Ginting

SEMANGAT | Menghadapi rasa sakit yang dirasa oleh tubuhnya, Irfan telah berserah diri. Dia pun bersyukur karena sampai saat ini ia masih diberi kesempatan untuk dapat berkumpul dengan orang yang ia cintai. Kepada para penderita gagal ginjal ia berpesan agar tetap bersemangat, dan harus mau menjalani cuci darah demi mendapatkan kehidupan yang lebih baik.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR