Demi mereka yang ditinggalkan

Di kampung-kampung yang berada tak jauh dari zona berbahaya erupsi di Gunung Agung, Karang Asem, Bali, anjing milik penduduk ditinggalkan pemiliknya mengungsi. Tak ada yang mengurus, anjing-anjing itu berusaha bertahan hidup dalam ancaman erupsi. Sejumlah relawan dari berbagai organisasi penyayang hewan pun turun ke kawasan rawan bencana di sana. Tak hanya memberi makan, mereka pun melakukan penyelamatan dan perawatan anjing-anjing yang ditinggalkan tuannya.

Editor Foto :
Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

ANJING | Manusia boleh saja terusir dan mengungsi namun tidak dengan anjing-anjing milik penduduk di desa- desa yang letaknya tak jauh dari Gunung Agung, Karang Asem, Bali, kala status gunung itu ditingkatkan menjadi awas oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG). Berkeliaran tanpa tuan, mereka banyak yang tertinggal di sudut-sudut desa dan berkeliaran di sejumlah ruas jalan.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

PEDULI | Kala penduduk pergi mengungsi, anjing-anjing itu tak ada yang merawat, bahkan untuk makan, hewan-hewan itu terpaksa berburu makanan sendiri untuk menghindari kelaparan. Beruntung, sejumlah kelompok yang peduli pada nasib hewan-hewan itu turun langsung mencari dan memberi makan anjing-anjing peliharaan yang ditinggalkan tuannya.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agus Rudianto

MAKANAN ANJING | Membawa panganan khusus untuk anjing, para relawan yang datang dari BARC, Jakarta Animal Aid Network (JAAN), Pusat Perlindungan Orangutan (COP), Animal se Indonesia dan Bali Pet Crusader turun membantu. Mereka menyisir masuk ke desa-desa yang tak lagi berpenghuni.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

PENCARIAN | Berjalan kaki, mereka masuk ke zona merah mempertaruhkan nyawa mencari anjing, padahal Gunung Agung bisa saja meletus setiap saat.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

RELAWAN ASING | Relawan-relawan penyayang anjing bukan cuma datang dari kota-kota besar di Indonesia. Sejumlah relawan asing yang tergabung dalam Bali Adoption Rehabilitation Centre pun turut serta membantu memberikan makanan pada anjing-anjing yang telantar di setiap sudut kampung-kampung yang ditinggalkan.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

BAHU MEMBAHU | Nele salah satunya. Di Desa Pakraman Duda, Selat, Karang Asem, ia bahu membahu dengan relawan lokal melakukan evakuasi dan memberikan makanan kepada anjing-anjing yang terlantar di sana.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

EVAKUASI | Selain memberi makanan, para relawan juga mengevakuasi sejumlah anjing dan memberikan perawatan kesehatan pada anjing-anjing yang ditinggalkan tuannya.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

ENGGAN MENGUNGSI | Tak sedikit pula warga yang enggan mengungsi akibat memiliki sejumlah binatang peliharaan yang harus mereka jaga.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

TEMPAT AMAN | Kerap kali para relawan penyayang anjing meminta para pemilik binatang peliharaan untuk segera mengungsi dan para relawan akan membantu melakukan evakuasi binatang-binatang peliharaan milik penduduk ke tempat yang lebih aman.


Demi mereka yang ditinggalkan
Agoes Rudianto

PERAWATAN | Anjing-anjing yang berhasil di evakuasi tak cuma mendapatkan tempat nyaman dan makanan, anjing-anjing milik warga itu juga memperoleh perawatan kesehatan dari dokter-dokter hewan yang setiap saat siap memberikan pengobatan untuk anjing-anjing yang menderita penyakit akibat lama tak memperoleh asupan makanan.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR