Helm kustom asal Solo yang mendunia

Helm kustom yang diproduksi oleh seorang anak muda asal Solo, Jawa Tengah berhasil menembus pasar dunia. Dilatarbelakangi oleh hobi, produksi helm bergaya retro itu kini amat diminati oleh pengendara motor klasik di Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Malaysia.

Editor Foto :
Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayudha /Antara Foto

HELM | Helm kustom bagi masyarakat mungkin belum begitu populer. Namun di kalangan komunitas sepeda motor, helm kustom mampu memberi jawaban atas 'lifestyle' berkendara sepeda motor.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

PRODUKSI | Berawal dari kegemarannya pada motor klasik, dan ketiadaan helm yang cocok untuk digunakan kala mengendarai sepeda motor klasik, Oky Wardhana akhirnya medesai dan membuat helmnya sendiri.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

CELAH USAHA | Konsep retro yang kembali menjadi tren dan populer dikalangan pecinta motor klasik memberi celah usaha bagi Oky Wardhani untuk mulai memproduksi helm kustom dalam jumlah lebih banyak.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

KENALKAN PRODUK | Berbekal ilmu desain grafis yang didapat dari bangku kuliah, Oky mulai membuat beberapa helm rancangannya. Menggunakan media sosial ia pun akhirnya mengenalkan produk helm kustomnya.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

MAJU | Sejak 2015, usaha yang dirintis Oky melangkah maju. Banyaknya pecinta motor klasik yang beranggapan helm keluaran pabrikan tidak cocok dikenakan ketika mengendarai motor bergaya retro membuat helm kustom rancangannya banyak diminati oleh pecinta motor klasik.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

PESANAN | Dalam satu bulan, Oky bisa membuat 50 hingga 70 helm berdasarkan pesanan. Berbagai model pun dibuat. Mulai dari half face (setengah muka), full face (tertutup) hingga shorty helmet (helm terbuka).


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

VARIASI | Harga helm buatan Oky dijual bervariasi. Mulai dari Rp600 ribu hingga Rp2 juta rupiah tergantung model rancangan dan motif yang diminati pembeli.



Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

TANPA MESIN | Semua helm dibuat tanpa menggunakan mesin. Mulai dari bahan utama fiberglass dan desain rancang untuk cetakan, jahitan hingga motif pewarnaan semua dilakukan secara manual dengan detail.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

KUALITAS | Dalam menjalankan usahanya, Oky Wardhana dibantu 11 pekerja yang mayoritas anak muda. Demi menjaga kualitasnya, Oky selalu memperhatikan ketelitian dan keamanan untuk setiap produknya. Ia tetap berpatokan bahwa helm produksinya harus memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

PASAR INTERNASIONAL | Oky bangga helm kustom “Trooper” telah menembus pasar Mancanegara. Banyak para penggunak motor klasik di Amerika Serikat, Eropa, Australia dan Malaysia menggunakan helm produksinya.


Helm kustom asal Solo yang mendunia
Mohammad Ayodha /Antara Foto

Sedangkan untuk pasar domestik mayoritas helm “Trooper” dipesan oleh komunitas pengguna sepeda motor klasik. Di Jakarta dan Bandung helm buatan Oky amat banyak diminati. Kebanyakan para pembeli meminta rancang desain dan motif tertentu sesuai dengan gaya yang mereka sukai.


FOTO LAINNYA