Luka di Palu yang tak lagi tampak

Masyarakat di Palu, Sulawesi Tengah, sudah bangkit. Senyum mereka telah mengembang di sana-sini. Pantai yang dulu sepi kini ramai kembali. Pada akhir Juni 2019, pewarta foto Hariandi Hafid singgah di kota itu. Ia mengabadikan hidup yang menyala lagi.

Editor Foto :
Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

REKAH | Kini, ada geliat lagi di Palu. Senyum warganya mulai tampak, merekah jadi penghias kota. Tak ada duka lagi tampak, meski sebenarnya rasa putus asa masih terselip dalam hidup warganya.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

BERMAIN | Di reruntuhan Tugu Inkindo yang menjadi saksi bisu dari tragedi nahas September 2018 lalu, bocah-bocah juga telah lincah bermain. Kulit hitamnya kontras bersanding dengan langit Palu.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

CERIA | Alun-alun Watulemo Palu yang sempat menjadi tempat pengungsian pun kini telah lebih berwarna. Setiap sore tempat itu dikunjungi warga. Tawa ceria pun telah terdengar menghias suasana.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

RAMAI | Setelah sembilan bulan pasca tsunami, kawasan pantai di Kampung Nelayan tak lagi tampak sepi. Warga yang mulanya sempat tak berani mengunjungi kawasan itu, kini mulai ramai menceburkan diri.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

BERSANTAI | Tak ada lagi ketakutan terpancar di wajah bocah kala bunyi gelombang menerjang. Riang melompat, kebahagiaan begitu tampak. Sore di pantai Palu kini benar-benar telah ramai, tempat itu telah kembali menjadi ruang bersantai.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

LANJUT | Meski ingatan atas peristiwa gempa dan tsunami tak mudah untuk digilas waktu, kebanyakan warga Palu optimis bahwa hidup haruslah berlanjut.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

GAIRAH | Kehidupan anak muda di Bumi Tadulako pun telah bergairah. Cahaya warna-warni sudah menyala di sana-sini. Di sebuah ruang bernyanyi, senandung pengunjung sudah kembali terdengar lagi. Kebangkitan sudah terjadi di sana-sini.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

KECERIAAN | Hidup memang sudah benar-benar berlanjut. Komedi putar di Palu Grand Mall yang sudah lama tak berputar pun kini telah sibuk menghibur bocah-bocah yang mencari keceriaan senja bersama ibu.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

MANCING | Di Pantai Talise, pemandangan benar-benar telah normal. Masyarakat yang gemar pergi memancing kini telah berani menyentuhkan kakinya ke air laut lagi. Saban hari kala pagi, satu persatu warga datang ke tepian pantai yang dahulu redam oleh tsunami. Membawa alat pancing mereka baku temu bicara hobi.


Luka di Palu yang tak lagi tampak
Hariandi Hafid

KETEGUHAN | Menjadi bagian dari elegi, reruntuhan Masjid Arqam Bab Al Rahman yang terdapat di Pantai Lere sampai hari ini tetap diam di bibir pantai. Digerus ombak, bangunan itu berdiri teguh meski tak lagi berfungsi. Bagi masyarakat Palu, masjid itu bukan hanya sekedar situs. Bekas rumah ibadah itu sudah menjadi lambang keteguhan, juga ketabahan masyarakat di sana yang berupaya bangkit dari sebuah tragedi.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR