Madras

Sudah sejak abad ke-18, orang-orang India Tamil ada di Medan, Sumatera Utara. Mendiami kawasan bernama Madras, keberadaan mereka turut membentuk kemajemukan kota itu sampai sekarang.

Editor Foto :
Madras
Andri Ginting

MADRAS | Masyarakat di Medan mengenal Kampung Madras dengan sebutan Kampung Keling. Kampung itu adalah wilayah yang sejak dulu kerap dikenal sebagai kawasan Little India. Disana masyarakat keturunan India tinggal beranak pinak dengan budaya aslinya.


Madras
Andri Ginting

MENETAP | Sejak 1873, keturunan India etnis Tamil berimigrasi ke Sumatera Utara. Awalnya mereka datang untuk bekerja di perkebunan tembakau di Deli. Namun akibat bisnis tembakau lesu, banyak dari mereka kemudia berimigrasi ke kota dan menetap bersama.


Madras
Andri Ginting

PAKAIAN | Pada hari-hari tertentu, perempuan-perempuan keturunan India kerap nampak menggunakan pakaian tradisional ala tanah leluhur mereka, pemandangan itu membuat kawasan Madras seperti layaknya kota di India sana.


Madras
Andri Ginting

BERBAUR | Umumnya masyarakat keturunan India lahir dan tumbuh besar di Kota Medan. Meski telah hidup berbaur dengan masyarakat dari banyak etnis yang ada di sana, tidak membuat mereka lupa akan budaya nenek moyang mereka.


Madras
Andri Ginting

HARI BERKUMPUL | Masyarakat India Tamil di Medan tidak hanya ada di Kampung Madras, namun juga terdapat di kecamatan-kecamatan yang ada di Kota Medan. Seperti Medan Petisah, Medan Baru, Kampung Anggrung, dan Medan Polonia. Pada saat digelar perayaan hari-hari besar barulah mereka berkumpul bersama dengan penuh suka cita.


Madras
Andri Ginting

PEDAGANG | Masyarakat India Tamil juga turut menggerakkan perekonomian Kota Medan. Di Madras rata-rata mereka bekerja sebagai pedagang. Selain menjual makanan, alat musik, dan olahraga, mereka juga menjual pakaian-pakaian India beserta pernak-perniknya persis dengan yang ada di Madras, India Selatan.


Madras
Andri Ginting

KUIL | Di kasawan ini juga terdapat kuil Hindu tertua di Kota Medan. Kuil Sri Mariamman dibangun pada tahun 1881 untuk memuja dewi Mariamman. Selain menjadi tempat ibadah umat Hindu keturunan india, kuil ini juga menjadi daya wisata bagi mereka yang berkunjung ke kota Medan.


Madras
Andri Ginting

IBADAH | Masyarakat keturunan India di kampung Madras, mayoritas memeluk agama Hindu. Pada setiap Jumat malam, banyak dari mereka yang pergi ke kuil untuk bersembahyang guna mensucikan diri dan memperoleh petunjuk menuju kehidupan yang lebih baik.


Madras
Andri Ginting

KEBIASAAN | Masyarakat keturunan India di Madras terdiri dari banyak tingkatan. Ada yang miskin, tapi ada pula yang kaya. Kebiasaan mereka pun sama, jika pagi banyak dari mereka menghabiskan waktu di warung atau kafe hanya untuk menikmati teh dan kopi sambil bercengkrama.


Madras
Andri Ginting

KAMPUNG HALAMAN | Khalid, 54 tahun, merupakan generasi kelima yang tinggal di kampung Madras. Baginya, Kampung Madras merupakan bagian dari identitas yang mesti ia jaga. Beranak pinak, keluarganya hingga kini masih tinggal di sana. Maka tak salah jika ia beranggapan Madras di Medan sebagai kampung halamannya.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR