Mengais rezeki lewat takjil berbuka

Ramadan bukan hanya menjadi waktu terbaik bagi umat Islam beribadah. Di bulan suci ini, banyak juga warga yang menjadikan momentum Ramadan sebagai waktu terbaik untuk mencari rezeki. Di Medan, Sumatra Utara, Andri Ginting memotret mereka yang mengais rezeki di bulan Ramadan yang suci.

Editor Foto :
Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Memanfaatkan mobil Pick Up miliknya, Ono, 33 tahun, memilih untuk turut berjualan di bulan Ramadan. Berharap meraup untung, sejak awal Ramadan Ono mulai berjualan beragam minuman dingin yang menyegarkan, pilihannya es campur, sop buah, es cendol, kolak durian, serta pulut durian, ia berjualan di Jalan Karya Wisata, Kota Medan.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Ar, 62 tahun, sebenarnya biasa berjualan rujak buah. Tapi di bulan Ramadan, ia lebih memilih untuk berjualan makanan. Mie Goreng dan kolak buah adalah panganan yang dijualnya, dari usahanya itu ia mengaku mendapatkan penghasilan yang lumayan. Hanya berjualan sore hari, ia menjadikan Jalan Kaswari, Kota Medan sebagai tempat ia mencari untung.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Taufan Bara, 30 tahun, adalah seorang penyanyi di Kota Medan. Karena order manggung kala Ramadan amatlah sepi, ia memilih berjualan takjil pada bulan Ramadan ini. Di Jalan Dr Mansyur ia berdagang dan ia cukup senang karena upayanya meraup penghasilan tambahan selama bulan Ramadan dianggapnya lumayan.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Bagi Desi, 32 tahun, berkah bulan Ramadan cukup dirasakan oleh ibu rumah tangga ini. Untuk membantu perekonomian keluarga dan memenuhi kebutuhan 4 orang anaknya ia berjualan makanan untuk berbuka puasa. Di Jalan Setia Budi ia berjualan, itu dilakukan setiap sore hari menjelang waktu berbuka puasa.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Dini, 19 tahun, adalah seorang mahasiswa di Medan. Di bulan Ramadan tahun ini, ia sengaja meluangkan waktunya untuk menjual takjil. Di Jalan Karya Wisata Ujung, berbagai jenis salad buah dijualnya, salad buah itu merupakan hasil olahan tangannya.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Arfa, 18 tahun, sedang menunggu waktu masuk ke bangku kuliah. Waktu luangnya seusai menyelesaikan pendidikan di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) ia gunakan untuk menjual takjil untuk berbuka. Berjualan di Jalan Kaswari, perempuan muda ini mengaku senang. Selain dapat membantu orang tuanya ia mengaku mendapat penghasilan yang lumayan. Jika sedang ramai pembeli dia bisa membawa pulang uang sebesar Rp500 ribu banyaknya.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Biasanya Abdul Rahman berjualan makanan untuk sarapan pagi. Namun pada Ramadan ini, dia memilih untuk berjualan kurma di Jalan Karya Wisata Ujung. Abdul Rahman mengaku jika usahanya ini dilakukan agar ia tetap mendapatkan uang untuk merayakan lebaran.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Bagi Vini, 24 tahun, Ramadan tahun ini menjadi awal ia berjualan takjil. Berdagang menggunakan mobil miliknya, ia memilih Jalan Dr Mansyur yang ramai sebagai tempatnya berjualan. Ia mengaku senang, karena berjualan selama bulan Ramadan bisa menghasilkan rejeki tambahan.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Hidayat Tanjung kerap berjualan lemang pulut selama Ramadan. Mengambil tempat di Jalan Karya Wisata, Hidayat menjual beragam lemang beragam rasa, di antaranya lemang pulut hitam, pulut putih, srikaya pandan, dan srikaya durian. Meski lemang adalah makanan lokal, panganan ini kerap diburu oleh warga di sana.


Mengais rezeki lewat takjil berbuka
Andri Ginting

PENJUAL TAKJIL | Dewi, 55 tahun, mulanya menjual lontong sayur dan nasi gurih setiap pagi. Namun saat Ramadan, dia beralih menjual makanan takjil untuk berbuka. Di Jalan Dr Mansyur, beragam kue-kue kecil ia jual. Dari usahanya itu ia mendapat keuntungan yag cukup lumayan. Ia mengaku selain digunakan untuk memenuhi kebutuhan, sisa pendapatannya ia tabung untuk menyambut hari lebaran yang akan datang.



FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR