Pacu itik di bumi Minang

Dalam sebuah anekdot yang akrab di telinga masyarakat Sumatera Barat, segala sesuatu yang bisa dilombakan pasti akan dilombakan. Tak hanya pacuan sapi yang populer dengan nama pacu jawi, di bumi Minangkabau juga terdapat pacu itiak. Menjadi hiburan warga, serunya pacuan itik diperkirakan mampu menyaingi pacu jawi yang telah mendunia.

Editor Foto :
Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

PACU ITIK | Masyarakat Minangkabau memiliki tradisi unik dan menarik. Selain pacu jawi yang melibatkan sapi, sebuah lomba yang melibatkan hewan peliharaan lainnya tak kalah menarik.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

MAINAN PETANI | Adalah pacu itiak atau pacu itik yang selalu seru ketika digelar, adu cepat hewan peliharaan ini juga menjadi daya tarik. Dari Payakumbuh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, tradisi pacu itik berasal. Dimainkan oleh para petani sejak dulu kala, pacu itik hingga kini masih dimainkan dan tetap populer di sana.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

INSPIRASI | Tabiat itik yang sulit untuk ditangkap karena mampu terbang rendah dan cepat menjadi inspirasi bagi para petani untuk menjadikan itik sebagai hewan aduan pengisi waktu senggang.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

POPULER | Beragam cara dilakukan demi membuat itik dapat terbang tinggi dan cepat. Tidak cuma dilakukan di sawah, pacu itik yang semakin populer juga diselenggarakan di gelanggang khusus yang hingga hari ini banyak tersebar di Kabupaten Lima Puluh Kota.



Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

PROFESIONAL | Melihat animo yang cukup besar, pacu itik dikelola secara profesional, itu dibuktikan dengan adanya kepengurusan Persatuan Olahraga Pacu Itiak (PORTI).


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

PACUAN | Untuk mensosialisasikan pacu itiak, para maestro pacu kerap berbagi ilmu dalam melatih itik agar itik yang dipelihara nantinya bisa menjadi itik pacuan dan dapat diturunkan dalam balapan.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

SYARAT | Itik yang dijadikan itik pacuan memiliki kriteria khusus. Paruh dan kakinya harus sama, mata dengan alis memiliki jarak yang tipis, berleher pendek, sayapnya tidak boleh berpilin tetapi harus lurus dan mengarah ke atas, jumlah giginya ganjil, ujung jarinya ada sisik kecil, memiliki badan yang pajang (seperti jantung), serta berusia 4 sampai 6 bulan.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

PACUAN | Biasanya, pacu itik diselenggarakan secara bergilirandi 11 gelanggang di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Aua Kuning, Tigo Balai, Tunggul Kubang, Padang Cubadak, Body Aia Tabik, dan Padang Alai adalah tempat dimana pacuan ini berlangsung. Hampir tiap pekan di bulan September, pacu itik digelar oleh Persatuan Olahraga Terbang Itik.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

JARAK | 800 meter adalah jarak terdekat yang harus ditempuh oleh itik ketika turut dalam pacuan. Sedangkan kelas bergengsi pada pacu itik adalah jarak 2000 meter. Agar itik dapat melesat cepat, pelempar itik harus mahir dalam menerbangkan itiknya di garis start.


Pacu itik di bumi Minang
Zulkifli

DI KAMPUNG | Berganti zaman, saat ini bukan cuma petani saja yang kerap menggelar pacu itik. Berbagai lapisan masyarakat di Payakumbuh dan daerah di Kabupaten Lima Puluh Kota pun kerap menggelar balapan itik di kampung-kampungnya karena keramaian dalam pacuan itu selalu mengundang keseruan.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR