Pada sebuah kapsul

Fotografer Fully Syafii mengabadikan tempat ia tidur kala harus tinggal sejenak di Surabaya, Jawa Timur.

Editor Foto :
Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

HOTEL KAPSUL | Di kawasan Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, sebuah penginapan menyediakan tempat tidur layaknya kapsul. Dikenal dengan sebutan hotel kapsul, penginapan itu adalah tujuan favorit kaum peransel yang membutuhkan tempat tidur.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

DESAIN | Di Osaka, Jepang, untuk pertama kalinya hotel bergaya kapsul yang dikenal dengan sebutan kapuseru hoteru itu dioperasikan. Didesain oleh arsitek Kisho Kurokawa, bentuk hotel kapsul itu terinspirasi bentuk desain Nakagin Capsule Tower yang ada di Tokyo sana.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

TAMU HOTEL | Pada awalnya, hotel ini dibuat untuk kaum pria saja. Namun seiring kebutuhan zaman, hotel kapsul yang juga dikenal dengan sebutan dormitory hotel itu mulai digunakan pula oleh tamu-tamu wanita.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

PISAHKAN | Agar nyaman dan aman, hotel kapsul yang mirip dengan kamar di asrama ini membagi ruang per ruangnya demi memisahkan tamu pria dan wanita. Dan ketika tren bepergian saat ini tumbuh, hotel kapsul yang telah muncul di sejumlah kota ini pun meraup untung.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

MURAH | Hotel kapsul tak hanya disasar oleh kaum peransel saja. Sejumlah orang yang kebetulan tengah singgah di Surabaya untuk berbagai kepentingan pun kerap menjadi tamu di hotel itu, tentu saja itu karena tarifnya yang murah dan bentuknya yang berbeda dengan hotel kebanyakan.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

INTERAKSI | Yang menarik dari hotel bergaya kapsul ini setiap tamu kerap bersosialisasi dengan tamu lainnya yang menginap di tempat itu. Tak jarang interaksi yang mereka bangun menjadi jalinan pertemanan baru setelah mereka menginap di hotel itu.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

ETIKA | Menginap di hotel kapsul, setiap tamu harus toleran dengan tamu lainnya. Didesain terbuka, para tamu tak bisa seenaknya dalam berperilaku. Untuk mendengarkan musik contohnya, para tamu harus menggunakan alat bantu dengar pribadi. Begitu juga ketika menggunakan telepon, mereka harus ke luar ruangan agar nyaman menggunakannya.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

WAKTU | Hotel kapsul didesain bukan untuk tinggal dengan jangka waktu yang panjang. Kebanyakan tamu menghabiskan waktu sembilan jam lamanya di hotel itu. Satu jam untuk mandi , tujuh jam untuk tidur dan satu jam lagi untuk merapikan diri.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

KEBERSIHAN | Kamar mandi digunakan bersama oleh para tamu yang menginap di sana, karenanya setiap tamu dituntut untuk turut menjaga kebersihan fasilitas di sana demi kepentingan bersama.


Pada sebuah kapsul
Fully Syafi

BISNIS | Pada siang hari hotel kapsul berubah sunyi. Setelah tamu-tamu pergi, bilik-bilik itu kosong tak berpenghuni. Dan pada sore hari tamu baru datang berganti. Setiap hari, hotel ini selalu terisi, tak peduli waktu libur, bisnis hotel kapsul ini tak pernah sepi.


FOTO LAINNYA