Praoe Lajar Yang Terus Berlayar

Di tengah gempuran modernitas, pabrik rokok Praoe Lajar di Semarang, Jawa Tengah tetap mempertahankan cara-cara tradisional untuk melinting rokoknya. Tak menggunakan mesin, tiga ratus buruh linting dipekerjakan di pabrik yang rokoknya kerap disebut sebagai rokok kegemaran para nelayan.

Editor Foto :
Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

KRETEK | Sejak dikenalkan pertama kali pada awal abad ke-17, tembakau telah menjadi salah satu komoditas unggulan di Nusantara. Buku Rokok Kretek; Lintasan Sejarah dan Artinya Bagi Pembangunan Bangsa dan Negara mencatat pada abad 17 di lingkungan Kesultanan Mataram cukup bersahabat dengan kretek. Di penghujung abad 19, tembakau sejajar dengan kopi dan gula sebagai komoditas populer.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

PRAO LAJAR | Di Semarang, rokok kretek Praoe Lajar dirintis oleh Thio Noe Moey 10 Mei 1945. Pada mulanya pabrik ini hanyalah industri kecil. Sejak mulai beroperasi, Praoe Lajar adalah penantang serius bagi rokok kretek bermerek Tuton, Pompa, dan Gentong Gotri yang telah lebih dahulu dikonsumsi oleh masyarakat di ibukota Jawa Tengah ini.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

BERPINDAH | Pabrik Rokok Praoe Lajar telah empat kali berpindah lokasi produksinya. Dari Semarang Timur, Kampung Klendung, Karangayu hingga ke Kota Lama. Di Kota Lama, sejak 1956 Praoe Lajar menempati bangunan bekas kantor NV Algemeene Nederlandsch Indische-Electriciteits-Maatschappij, perusahaan energi swasta milik Maintz & Co Hindia Belanda, yang telah dinasionalisasikan oleh Presiden Soekarno.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

PEREMPUAN | Pada tahun pertama berproduksi, Praoe Lajar telah menyerap 1500 tenaga kerja. Sejarah krisis ekonomi yang menimpa Indonesia tak pelak juga berdampak ke perusahaan ini. Pabrik Rokok Praoe Lajar saat ini dijalankan oleh kurang lebih 300 pekerja. Sebagian besar tenaga kerjanya adalah perempuan .


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

LOKAL | Sebagai salah satu produk lokal, Praoe Lajar menyasar pasar kelas menengah bawah. Sebaran distribusi rokok berlogo perahu layar ini berada di bagian pesisir pulau Jawa, seperti Pekalongan, Pemalang, hingga Cirebon. Karena itu rokok ini juga dikenal dengan sebutan Rokoknya Para Nelayan.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

KOMODITAS | Dari data Ditjen Perkebunan tercatat produksi tembakau sempat turun pada 2016. Produksi tembakau mulai membaik pada 2017 dengan hasil 181.142 ton. Hingga Maret 2019, Industri Hasil Tembakau (IHT) telah menyerap kurang lebih 5,9 juta tenaga kerja. Capaian ini menjadikan tembakau sebagai salah satu komoditas strategis di Indonesia.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

TEMBAKAU MADURA | Perkebunan tembakau di Temanggung, Demak, dan Madura adalah pemasok bahan baku Praoe Lajar. Namun, komposisi utama rokok indie ini dari dulu hingga sekarang tetap menggunakan tembakau asal Madura. Persoalan kualitas dan harga yang lebih terjangkau adalah alasan mengapa tembakau Madura dipilih.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

TERLATIH | Para pekerja Pabrik Rokok Praoe Lajar memiliki spesialisasi dalam kerjanya. Dari memilih tembakau, mencampur bahan baku, melinting, proses pemotongan, hingga pengepakan. Semua pekerjaan dilakukan dengan tangan-tangan pekerja yang terlatih tanpa bantuan mesin.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

OMSET | Mempertahankan cara kerja tradisional ini adalah salah satu hal langka di tengah arus industri modern. Kebijakan ini disambut baik oleh para pekerja Praoe Lajar. Dalam waktu satu minggu Pabrik Rokok Praoe Lajar mampu memproduksi hingga ratusan ribu batang rokok.


Praoe Lajar Yang Terus Berlayar
Zulkifli

TERUS BERTAHAN | Saat ini Pabrik Rokok Praoe Lajar dijalankan oleh keturunan ketiga Thio Noe Moey. Tidak mengganti tenaga manusia menjadi tenaga mesin memang satu hal sulit dalam industri modern hari ini. Industri-industri rokok banyak yang gulung tikar karena tuntutan tersebut. Namun, perkembangan tersebut tidak menenggelamkan Pabrik Rokok Praoe Lajar. Hingga saat ini Praoe Lajar masih terus berlayar.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR