PAMERAN FOTOGRAFI

Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang

Jakarta adalah kolam besar bagi kaum urban. Dipenuhi banyak masalah, kota ini tetap saja dicinta. Setidaknya itulah Jakarta yang muncul dalam bidikan lensa para pewarta foto. Bertajuk Rekam Jakarta, Pewarta Foto Indonesia (Jakarta) menggelar pameran fotografi di Taman Menteng yang tenang. Karya yang dipajang menjadi pengingat bahwa kota metropolis ini masih butuh perhatian.

Editor Foto :
Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Jhony Hutapea

ARTISTIK | Jakarta kini terus bertambah cantik. Cahaya gemerlapnya benderang di sana-sini. Fotografer Jhony Hutapea sadar benar akan Jakarta yang kini terus bersolek menjadi metropolis yang seksi. Direkam dari trotoar Jalan Jenderal Sudirman yang kini nyaman bagi pejalan kaki, pemandangan artistik kawasan itu membuat siapa pun yang melihat melupakan problematik kota ini,


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Muhamad Adimaja

BEBAN | Di kawasan Kampung Bandan, foto yang dicipta Muhammad Adimaja seolah menjadi metafora dari sebuah pesan Jakarta yang dibebani ragam masalah. Menjadi rumah bagi manusia-manusia tangguh yang kebal akan problem hidup khas kaum urban, Jakarta tetap memberikan senyum khasnya yang terkadang kecut, ramah dan masam.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Rifkianto Nugroho

KEMACETAN | Hampir tiap hari kemacetan selalu saja hadir menjadi ingatan akan Jakarta. Padahal beragam cara telah dilakukan demi menjadikan Jakarta sebagai kota yang bebas dari kemacetan, namun itu tak mampu dilakukan karena Jakarta tempat bergantung banyak orang yang mencari penghidupan. Tengoklah Jalan KH Abdulah Syafei tempat Rifkianto Nugroho mengabadikan kemacetan melalui 'kening' Presiden Jokowi yang sobek. Menjadi jalan penghubung bagi masyarakat Kota Bekasi, ruas jalan itu selalu padat pelintas saat pagi dan sore hari.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Dharma Wijayanto

SURGA PRIBADI | Tanah kosong di Jakarta mungkin hampir tak ada, jika ada pun itu pasti akan berubah dengan cepatnya. Di kawasan Cilandak yang kini mulai diinvasi industri properti, Dharma Wijayanto menemukan sebuah lahan kosong yang menjadi 'surga pribadi'. Tampak seorang warga menikmati kolam yang menjadi tempat mandi.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Prayogi

AIR PASANG | Banjir rob adalah masalah yang lain di tepi utara Jakarta. Ancaman penurunan tanah di kawasan itu tak hanya mengancam manusia yang hidup, tapi juga mereka yang mati. Tak jauh dari pelabuhan peti kemas Tanjung Priok, area pemakaman yang terendam air dari laut diabadikan oleh Prayogi. Melalui lensanya, hitam air menjadi media untuk menampilkan refleksi.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Ramdani

WADUK PLUIT | Dari sudut pandang yang mulanya sulit dijangkau oleh mata manusia, pesawat nirawak sangat membantu dalam penciptaan sudut atas yang luas. Menjadi trend baru dalam ranah fotografi, drone digunakan oleh Ramdani untuk menampakan kotornya Waduk Pluit pada pertengahan Juni 2019 lalu.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Hafidz Mubarak A

LIUK CILIWUNG | Dari ketinggian, Jakarta memiliki pemandangan yang menarik. Liuk Sungai Ciliwung yang melintas di kawasan Pasar Rebo menjadi pemandangan yang asri kala diabadikan oleh Hafidz Mubarak. Dalam foto itu tampak Jakarta begitu manis, namun itu mungkin hanya sebentar saja terjadi, karena rumah-rumah di kawasan itu bisa saja tumbuh tak terkendali.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Agus Susanto

FUTSAL | Untuk menemukan lapangan sepakbola di Jakarta memang cukup sulit karena kebanyakan lahan sudah berubah fungsi. Memanfaatkan pesawat nirawak, pewarta foto Agus Susanto memotret sebuah lapangan beton beralas rumput sintetis di bilangan Palmerah. Tampak para karyawan bermain futsal terekam dari sudut yang tinggi.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Eusebio Chrysnamurti

PERSIJA MENANG | Meski tak banyak memiliki lapangan sepak bola, warga Jakarta tetap mencintai olahraga itu. Ketika Persija memenangi Liga 1 2018 ribuan orang turun ke jalan, mereka berpesta kemenangan menunjukkan rasa cinta dan sokongan. Dalam foto yang dicipta oleh Eusebio Chrysnamurti sorak sorai pendukung Persija yang tumpah ruah di kawasan MH Thamrin terabadikan. Ini adalah gelar yang telah lama yang digenggam.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Immanuel Antonius

KESEJUKAN | Perkembangan media sosial membuat masalah baru juga bagi Jakarta. Sebagai rumah bagi masyarakat yang heterogen, Jakarta menjadi komunal yang rentan tersulut oleh isu sosial yang bisa mengancam kehidupan bertoleransi. Diabadikan oleh Immanuel Antonius di kawasan Lenteng Agung, dua warga berbeda keyakinan (tampak dari identitas busana) yang menyebrang jalan menjadi pemandangan visual yang sejuk ketika isu disintegrasi mengancam 'rumah besar' ini.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Aulia Rachman

POLISI | Aksi demonstrasi pada 22 Mei 2019 akan selalu diingat sebagai momentum di mana tensi politik negeri ini pernah panas sekali. Di depan Kantor Bawaslu yang berada di kawasan MH Thamrin, Aulia Rachman memotret aparat keamanan yang berjaga di kawasan itu. Dalam fotonya, ribuan petugas polisi berusaha menghindar dari sebaran asap gas air mata kala menjaga kawasan itu ketika Capres Joko Widodo - Maaruf Amin ditetapkan sebagai pemenang Pemilu 2019.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Ramdani

JAKARTA SENJA | Jakarta memang akan segera melepas statusnya sebagai ibukota negeri. Bagi banyak orang, Jakarta tetaplah menjadi kota harapan tempat orang mengejar mimpi. Sebagai sebuah rumah besar bagi masyarakat dari berbagai suku , Jakarta adalah kota yang amat sensitif, terutama jika diterpa isu toleransi yang mengancam disintegrasi. Melalui foto yang dibuat Ramdani, Jakarta senja hari adalah kota nan eksotis walau bara api dari sampah yang dibakar warga di Petamburan menjadi pembuka dari foto ini.


Rekam Jakarta : Metropolis yang dicinta dan butuh kasih sayang
Totok Wijayanto

GUBERNUR ANIES | Jakarta yang terbeban oleh masalah kotanya memang harus ditangani dengan benar. Meski menjadi tanggung jawab bersama, kebijakan pemimpinnya menjadi tolak ukur bagi majunya Jakarta ke depan. Pada foto yang dicipta oleh Totok Wijayanto, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berdiri di tengah Pulau D yang menjadi kawasan reklamasi. Kawasan itu sampai kini masih menjadi masalah yang belum terselesaikan hingga kini.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR