Siasat di kampung padat Jakarta

Kampung Rawa di Johar Baru, Jakarta Pusat adalah salah satu daerah terpadat di Jakarta. Badan Pusat Statistik mencatat 27.187 jiwa menempati lahan seluas 30 hektar di sana. Anomali penggunaan ruang pun tak terhindarkan, masyarakat di sana bersiasat demi mengakali kampung mereka yang padat.

Editor Foto :
Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

KAMPUNG RAWA | Padat dan sesak itulah Kampung Rawa. Ditempat inilah manusia-manusia urban yang datang ke Jakarta tinggal demi mengadu peruntungan. Di Kampung Rawa, 27.187 jiwa tersebar, dan saat ini mereka menempati lahan seluas 30 hektar.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

PEMANDANGAN | Wajah rumah sesak adalah pemandangan di Kampung Rawa. Itu membuat banyak orang, khususnya bocah-bocah memilih main di luar rumah. Akibat ruang hidup yang terbatas, warga di Kampung Rawa pun bersiasat berdamai dengan problematika mereka, problem ruang yang sesak.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

TANPA LAPANGAN | Masyarakat Kampung Rawa kerap dijumpai berinteraksi di ruang-ruang terbuka. Pagi mau pun sore, siang atau pun malam mereka berjumpa. Tak ada tanah lapang di Kampung Rawa, itu membuat ruas jalan yang ada di sulap sebagai tanah lapang yang kerap menjadi arena adu ayam.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

SELOKAN | Selokan selebar dua meter yang membelah Kampung Rawa bahkan disulap menjadi ruang publik. Palang-palang kayu di bibir selokan dipasang, fungsinya menjadi ruang yang bisa digunakan.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

GELIAT | Disinilah rumah murah bagi masyarakat Jakarta tersedia. Bukan cuma itu, sumber pendapatan pun ada bagi mereka yang mau berupaya. Meski padat dan sesak warga Kampung menikmatinya dengan geliat khas orang-orang perantauan yang ingin mengubah nasibnya mencari penghidupan.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo

USAHA | Tak cuma warung yang berdiri di atas selokan selebar dua meter. Unit usaha perajin tahu tempe juga berdiri berjajar di sepanjang selokan. Dan limbah cair pembuatan tahu pun mengalir di saluran pembuangan, bergabung dengan aliran air, juga kotoran lainnya.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

OASE | Beruntung di tengah padatnya Kampung Rawa masih terdapat Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTA). Dilengkapi aneka mainan anak, RPTA ini menjadi oase bagi bocah-bocah yang hidup dalam sesak.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

ANAK-ANAK | Di Kampung Rawa terdapat 4.664 anak berusia dibawah 9 tahun. Jumlah itu setara 18 persen dari total penduduk di kelurahan itu. Jika sore datang barulah mereka terlihat, dan banyak dari mereka lebih memilih bermain di jalanan atau di gang-gang yang terdapat di sana.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

MENETAP | Maman Suparman (50 tahun), perajin tahu yang tinggal di RT 10 RW 04 Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat. Ia sudah menetap di sana sejak 30 tahun lalu. Rumahnya seluas 30 meter persegi, ia vermak agar bisa menampung 4 keluarga, yang terdiri dari 11 orang banyaknya.


Siasat di kampung padat Jakarta
Wisnu Agung Prasetyo /Beritagar.id

KONVENSI | Pada akhirnya, kebanyakan warga Kampung Rawa pun menciptakan konvensi di antara penghuni rumah. Jika yang tua menggunakan waktu malam untuk terlelap, maka yang muda menjadikan siangnya sebagai waktu untuk tidur sejenak. Pada artikel 'Akrobat di ruang padat' kisah masyarakat Kampung Rawa dapat dilihat.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR