Nyanyian merdu dari Maluku

Kota Ambon bukan cuma dilimpahi panorama lautnya nan elok. Di pulau yang dikenal sebagai penghasil rempah itu, musik telah menjadi energi komunal yang menyatu dalam geliat penduduknya sejak dulu.

Editor Foto :
Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

IDENTITAS | Kota Ambon yang berada di Kepulauan Maluku tak hanya diberkahi pemandangan alamnya nan elok. Masyarakat di sana pun hampir semuanya dikenal piawai mengolah suara yang dinamis dan merdu. Dan sejalan waktu, suara indah itu pun menjadi identitas kuat bagi mereka orang Maluku.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

MAINKAN ALAT MUSIK | | Tak sekedar pandai bernyanyi, kebanyakan orang Ambon juga mahir dalam memainkan alat musik. Di saat mereka berkumpul, senandung orang benyanyi selalu terdengar dan berpadu dengan senandung suara yang mengalun.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

ANAK MALUKU | Varrel Hammard, 24 tahun, mengenal musik sudah sejak kecil. Tak hanya bisa bernyanyi, Varrel yang tinggal di kawasan Amantelu, Kota Ambon, itu juga mampu memainkan gitar dan terompet. Kala ditemui di halaman rumahnya yang berlatar Teluk Ambon, Varrel berkisah tentang bocah-bocah Maluku yang kebanyakan sudah pandai bernyanyi dengan merdu.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

MUSIK TRADISIONAL | Meski dikenal sebagai lumbung penyanyi bersuara merdu, sanggar seni musik tradisional Maluku juga tetap hidup sebagai perekat tradisi Maluku. Sanggar Seni Wairanang asal Soya adalah salah satunya. Tampil dalam Amboina International Bamboo Music Festival And Convention 2018 yang berlangsung di Taman Budaya Maluku, mereka unjuk kebolehan membangun ketukan irama dengan tifa khas Maluku.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

WARKOP MALUKU | Bangga dengan predikat lumbung penyanyi bersuara merdu, sebuah warung kopi bernama Sibu Sibu memajang puluhan poster bergambar penyanyi-penyanyi terkenal berdarah Maluku. Tak hanya mereka yang terkenal di masa lalu, penyanyi-penyanyi muda yang namanya tersohor saat ini pun terpampang pada dinding warung kopi itu.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

PEMERSATU | Di Ambon, irama musik turut membantu merawat kehidupan rukun masyarakat Maluku. Di lapangan dan di sudut-sudut kampung, musik selalu terdengar, dan iramanya mengiringi mereka berdansa berbahagia mengikuti lagu.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

KEGIATAN BERMUSIK | Dalam sejarah rekonsilasi pasca konflik yang terjadi di Ambon, upaya perdamaian masyarakat Maluku disebut tak lepas dari kegiatan bermusik. Di Lapangan Merdeka kala akan berlangsung pertunjukan musik yang bertajuk Ambon Kota Musik pada Jumat (16/11/2018), puluhan anak muda berlatih memainkan alat musik tiup. Tak memandang suku, agama, ras dan golongan, mereka membawakan Rayuan Pulau Kelapa dengan suara padu yang merdu.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

PENYANYI BARU | Tanah Maluku tak hanya dianugerahi tanah subur dan laut makmur , dari pulau itu juga lahir banyak penyanyi-penyanyi baru yang siap menggantikan penyanyi-penyanyi generasi lalu macam, Boery Marantika, Utha Likumahuwa, Franky Sahilatua dan Yopie Latul. Di sebuah toko kaset dan cd yang terdapat di kawasan Jalan Said Perintah, album milik penyanyi-penyanyi lokal Maluku masih merajai dan terbilang laku.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

TALENTA | Dikelilingi oleh laut, suara merdu orang-orang Maluku bukan hanya ditempa oleh alam tempat mereka hidup. Konon, tradisi di sana juga dianggap mempengaruhi karakter suara nan dinamis khas orang Maluku.


Nyanyian merdu dari Maluku
Bismo Agung /Beritagar.id

GENERASI BARU | Lahir dari sebuah tradisi yang mengakar kuat, generasi baru penyanyi Maluku akan terus lahir di dari bumi Maluku. Sesuai dengan pesan orang-orang tua dulu, musik bagi orang-orang Ambon adalah pondasi kuat bagi kerukunan yang dibangun erat di pulau itu.


FOTO LAINNYA