Tanpa celana di kereta bawah tanah

Berawal di New York pada tahun 2002, 'No Pants Subway Ride' atau hari 'Tanpa Celana di Kereta Bawah Tanah' kini menjadi semacam budaya yang tiap tahun dirayakan oleh sekelompok orang penyuka kebebasan bergaya. Kini budaya pop itu mewabah. Gerakan sehari tanpa celana itu melanda ke sejumlah kota besar dunia.
Editor Foto :
Tanpa celana di kereta bawah tanah
Justin Lane /EPA

TANPA CELANA | Dimulai pada 2002, kereta bawah tanah menjadi ruang bagi masyarakat urban di New York mengekspresikan gaya berbusana mereka. Pada Minggu (10/1/2015), 'No Pants Subway Ride' atau hari 'Tanpa Celana di Kereta Bawah Tanah' dirayakan.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Facundo Arrizabalaga /EPA

PANGGUNG | Ingin terbebas dari kebiasaan berbusana sehari-hari kala bepergian merupakan pesan yang terselip dari 'Tanpa Celana di Kereta Bawah Tanah'. Acara ini menarik perhatian publik. Di London pada Minggu (10/1/2016), Stasiun kereta bawah tanah, juga gerbong-gerbong kereta, berubah menjadi panggung kaum urban menunjukkan aksi gila untuk tampil beda.



Tanpa celana di kereta bawah tanah
Justin Lane /EPA

TAK SOPAN | Tradisi ini awalnya menimbulkan pro-kontra karena dianggap menabrak asas kesopanan. Bahkan banyak yang mengatakan aksi ini tabu dilakukan. Tak heran bila gerakan yang pertama kali dilakukan oleh tujuh orang warga New York pada empat belas tahun lalu diwarnai oleh aksi penangkapan oleh polisi.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Facundo Arrizabalaga /EPA

TRADISI TAHUNAN | Di London, tradisi tanpa celana di kereta bawah tanah dinamai 'No Trousers On The Tube Day'. 


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Justin Lane /EPA

SEMANGAT | Udara dingin yang menyelimuti New York, London, dan kota-kota lain di Eropa, tidak mempengaruhi hari kebebasan itu. Tradisi tahunan tanpa celana selalu disambut penuh semangat oleh para pecinta kebebasan dan penggila gaya berbusana nyentrik.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Facundo Arrizabalaga /EPA

MENYEBAR | Kini tradisi itu telah menyebar ke 25 negara. Tak peduli tua atau muda, pria dan wanita, ketika mereka bertemu di gerbong kereta pujian dan senyuman menjadi modal terbangunnya sebuah komunitas dadakan. Dari pertemuan inilah kemudian tradisi ini menyebar.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Facundo Arrizabalaga /EPA

TANPA CANGGUNG | Kerap kali gerbong kereta menjadi penuh warna ketika hari 'Tanpa Celana di Kereta Bawah Tanah' berlangsung. Tanpa canggung para peserta duduk bersama penumpang lainnya yang berbusana normal.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Christian Bruna /EPA

KOMUNITAS | Di Wina, Austria,  tradisi itu tak lagi aneh. Banyak warganya kini bahkan membangun sebuah komunitas baru guna menyemarakkan acara tahunan ini.


Tanpa celana di kereta bawah tanah
Filip Singer /EPA

AKSI GILA | Demi meramaikan acara Hari Tanpa Celana, sejumlah orang rela menunjukkan aksi unik. Seperti yang tampak di Praha, Republik Ceko, Minggu (10/1/2016), dua orang pria melakukan aksi seperti ini ketika menanti datangnya kereta.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR