Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung

Sejak 22 September 2017, status Gunung Agung di Bali tak menentu. Menghadapi hal itu, sejumlah orang terus berjaga dan mewaspadai kondisi vulkanik yang terjadi pada gunung tersebut. Dari Pos Rendang yang berada di Kabupaten Karang Asem, pemantauan terus dilakukan hingga saat ini.
Editor Foto :
Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

STATUS | Sudah dua minggu lebih status awas Gunung Agung di Bali belum dicabut. Sejak kondisi itu berlangsung, suasana sepi menghantui sejumlah desa yang berada tak jauh dari puncak gunung itu.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

MENGUNGSI | Kebanyakan warga pergi mengungsi, mereka patuh pada ketetapan petugas penjaga aktivitas vulkanologi gunung yang pernah meletus pada tahun 1963 lalu.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

BERTUGAS | Adalah mereka para petugas dari Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang bertanggung jawab untuk mengumpulkan data-data aktivitas vulkanologi gunung tertinggi di Pulau Dewata tersebut. Bak juru kunci, mereka terus mengamati perubahan yang terjadi. Dari mulut merekalah nasib Gunung Agung diketahui.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

SEISMOGRAF | Ketika aktivitas kegempaan berlangsung, jarum seismograf terus bergerak. Bersama dengan itu, aktivitas para petugas PVMBG begitu sibuk melakukan pengamatan dengan membaca 'sandi rumput' yang menunjukkan kekuatan gempa Gunung Agung.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

PETUGAS | Biasanya hanya empat orang saja yang bertugas di Pos Pengamatan Gunung Agung di Rendang. Tapi kini, sejak Gunung Agung menggeliat lagi, jumlah petugas di sana ditambah.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

PENGAMATAN | Dalam tim itu terdapat ahli vulkanologi, seismologi hingga operator peralatan yang sebagian didatangkan dari Bandung, Jawa Barat. Bekerja dalam berbagai kondisi, tanggung jawab yang mereka pikul amatlah berat karena menyangkut hajat hidup orang banyak.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

INFORMASI | Selain harus mengamati aktivitas Gunung Agung, para petugas di pos pemantauan juga kerap menyempatkan waktu untuk memberikan pemahaman dan informasi kepada masyarakat yang setiap hari datang untuk mencari tahu kondisi terkini.


Yang waspada menjaga amuk Gunung Agung
Agoes Rudianto

ZONA MERAH | Untuk menjaga keselamatan warga, PVMBG menganjurkan agar warga tetap berada di luar zona merah 9-12 kilometer. Meski sesekali terjadi aktivitas kegempaan, Gunung Agung tampak tenang, namun gunung yang dipercaya sebagai rumah dewa itu dapat meletus kapan saja.


FOTO LAINNYA
Tanya Loper Tanya LOPER
Artikel terkait: SPONSOR