Tentang misteri dan hal-hal mubazir

Untuk apa kita mengarahkan perhatian pada Jokowi dan Prabowo dan K.H. Ma’ruf Amin? Orang-orang itulah yang seharusnya memberi perhatian pada orang banyak, bukan orang banyak memberikan perhatian kepada mereka.

Alia dari Basra

Sebagian orang di lingkungan tempat tinggalnya memang menganggap Alia juga seorang penjarah, sama dengan banyak orang lain yang mengambil keuntungan dalam situasi perang, hanya saja ia tidak menjarah barang berharga.

Melawan takhayul dengan Scientific Temper

Namun tantangan terbesar bagi para penyeru scientific temperdi negara itu barangkali adalah kemiskinan. Bagi orang-orang yang melaratnya keterlaluan, masalah sehari-hari—apa pun bentuknya—mungkin sudah menjadi terlampau sulit untuk diatasi dengan pikiran.

Sehari dalam kehidupan Orang Baduy

Hidup, bagi orang-orang Baduy, adalah mempertahankan segala sesuatu tetap seperti semula, seperti pada masa Nabi Adam diturunkan, sebab mereka meyakini sebagai keturunan Nabi Adam.

Toleransi = Nol

Kerukunan antarumat beragama yang dulu pernah menjadi narasi utama kini terdengar sebagai rintihan sayup-sayup dan tampaknya mustahil diwujudkan.

Hoax: menyenangkan dan berguna

Media sosial sama dengan tombak dan pisau dapur. Ia tidak diciptakan sebagai peralatan perang, tetapi manusia menggunakannya sebagai alat perang juga.

Warisan Leluhur

Toleran adalah sikap yang baik dan perlu diajarkan kepada manusia sedini mungkin. Bahkan sekiranya ia bukan warisan leluhur, sikap toleran tetap perlu diajarkan.

Otak manusia penjahat

Sampai sekarang orang masih terus berusaha menemukan ciri-ciri khusus yang membedakan para pelaku kejahatan dan manusia biasa-biasa saja.

Melihat hantu di tahun baru

Karena revolusi mental yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi adalah janji yang gagal dipenuhi, kita akan memasuki masa kampanye 2019 dengan mental yang sama.

1 dari 3 halaman