Pemilu 2019 dan berakhirnya era telepolitik

Pemilu 2019 dan berakhirnya era telepolitik

Hari ini, televisi agaknya tidak lagi menjadi media paling efektif untuk membangun komunikasi politik dengan calon pemilih. Tersungkurnya tiga partai dengan belanja iklan TV paling banyak di Pemilu 2019 mengonfirmasi asumsi tersebut.

Berebut suara pemilih mengambang di Pemilu 2019

Berebut suara pemilih mengambang di Pemilu 2019

Di satu sisi, keberadaan pemilih mengambang yang cukup besar potensial memberikan insentif suara bagi partai politik baru. Di sisi yang lain, besarnya jumlah pemilih mengambang tersebut juga sangat mungkin berkorelasi pada tingginya angka golput.

Memaknai relasi agama dan budaya

Memaknai relasi agama dan budaya

Agenda pemurnian (purifying) ajaran Islam yang diusung oleh golongan konservatif dalam perkembangannya bereskalasi ke arah perilaku intoleran, otoritarian, bahkan fasistik.

Imajinasi populer dalam politik kita

Imajinasi populer dalam politik kita

Arah politik, dalam banyak hal juga ditentukan oleh imajinasi. Politik yang digerakkan oleh imajinasi kolektif tentang kebangsaan dan kemanusiaan, niscaya akan membentuk pola dan perilaku politik yang bertumpu pada nalar sehat dan berorientasi pada transformasi sosial.

Idulfitri dan semangat rekonsiliasi sosial politik

Idulfitri dan semangat rekonsiliasi sosial politik

Jika kita mampu menjadikan momentum Idul Fitri dan bulan Syawal tahun ini sebagai ajang rekonsiliasi sosial-politik nasional, kita patut optimis bahwa hari-hari ke depan kebencian, hujatan dan fitnah akan berkurang dari ruang-ruang publik kita.

Impor dosen, nasionalisme, dan globalisasi perguruan tinggi

Impor dosen, nasionalisme, dan globalisasi perguruan tinggi

Kebijakan impor dosen asing adalah dilema bagi dunia pendidikan tinggi kita. Di satu sisi, kebutuhan untuk berkiprah di kancah internasional adalah sebuah keharusan. Di sisi lain, kebijakan impor dosen asing juga kian menegaskan karakter pemerintah yang ingin segala sesuatu berjalan secara instan.

Menyoal wacana Pilkada Tidak Langsung

Menyoal wacana Pilkada Tidak Langsung

Alih-alih memberikan wewenang berlebih pada DPRD, pemerintah dan DPR idealnya berpikir keras menyusun satu formula mekanisme demokrasi lokal yang efektif, murah dan bebas dari praktik politik menyimpang.

1 dari 2 halaman