Dari Kartini ke anak Jaksel

Predator bahasa daerah bukanlah bahasa nasional atau bahasa global, tetapi sikap abai. Dalam segala aspek kehidupan, sikap ini sangat berbahaya dan dalam konteks penggunaan bahasa ia bisa membuat sebuah bahasa mati tanpa kita sadari sama sekali.

Zen Hae

Dua ekstrem pemanggungan teater kita

Panggung adalah dunia baru yang kita bangun untuk menyelamatkan, setidaknya, impian dan imajinasi kita tentang manusia. Namun, hasrat kepada “apa-apa-yang-bukan-realisme” kemudian menghancurkan semua itu.

Zen Hae

Orang Betawi naik haji

Haji telah beroleh posisi istimewa dalam kehidupan umat Islam —terlebih-lebih orang Betawi. Bukan hanya karena nilai spiritualnya yang tinggi, tetapi juga karena penyelenggaraannya melibatkan banyak pihak dan perlu biaya yang tidak sedikit.

Zen Hae

Dari ulasan buku ke kanonisasi sastra

Karena kanonisasi ini menyangkut hajat hidup orang banyak dan menyangkut citra khazanah sastra nasional, maka yang paling tepat mengambil alih tugas ini adalah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Piknik ke Kebun Raya

Di hadapan kami sehamparan rumput gajah mini dengan dedaun kuning yang berserakan dan belum sempat disapu. Ada semut hitam dan semut rangrang, juga plastik bekas bungkus snackditiup angin.

Lebaran: Dari rumah jagal ke meja makan

Dengan tradisi yang sudah berlangsung lebih lama dari usia kita hari ini, menyajikan makanan yang enak-enak di saat Lebaran membuktikan belum berakhirnya hasrat kita untuk makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh kita.

Keluar dari perangkap Bumi Manusia

Kita akan menemukan kenyataan bahwa sastra Indonesia sebenarnya telah berkembang dan menemukan pencapaian-pencapaian lain, di luar apa-apa yang telah ditorehkan oleh Pramoedya Ananta Toer.

Hantu-hantu bagi jiwa yang terancam

Kecemasan dan keterancaman itu sebenarnya bukti bahwa ada rekonsiliasi yang belum tercapai di antara kekuatan-kekuatan yang pernah bertikai di masa silam.

Zen Hae

Setelah museum terbakar

Jakarta bisa punya museum yang lebih banyak lagi, agar warganya bisa lebih melek sejarah. Namun, untuk apa punya banyak museum jika kita tidak bisa merawatnya.

Zen Hae

Memburu sorga di Puncak

Dalam pengajian kita membayangkan nikmat sorga yang dijanjikan. Sementara, dalam pelesiran kita menemukan kembali sorga yang hilang.

Zen Hae

Geng dan pengharapan

Sayangnya, guru-guru itu tidak siap mengajarkan materi yang banyak dan terintegrasi. Mereka hanya akan mengajar yang mereka mampu.

Zen Hae
1 dari 3 halaman